Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label aman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aman. Tampilkan semua postingan

Tips Berselingkuh Yang Aman

Tips Berselingkuh Yang Pasti Aman

Selingkuh mempunyai arti seorang pria atau wanita yang sudah memiliki pasangan (pacar, suami, isteri, dll), namun tidak setia dengan pasangan dan berusaha menikmati sensasi baru dengan wanita atau pria berbeda yang bukan pasangannya. Selingkuh itu ada dimana-mana. Ini merupakan fakta yang terjadi di sekitar kita. Selingkuh merupakan penyakit yang mewabah, sampai – sampai ada yang mengartikan Selingkuh sebagai Selingan Indah Keluarga Utuh. Pasti yang ngartiin begini oom-oom deh.

Nah, buat kamu yang mau belajar berselingkuh, berikut adalah cara-cara selingkuh yang aman.

1. Selingkuh dengan Orang yang Lingkungannya Beda Jauh dari Lingkungan Pasangan.

Ini penting banget. Hindari berselingkuh dengan tetangga, rekan kerja, saudara pasangan, saudara kalian, pembantu, sopir, tukang rujak di perempatan, tante kost depan rumah, dan terutama dengan orang tua pacar kamu.

2. Jaga Mulut Kalian dengan Rapat.

Bagi beberapa orang, bisa berselingkuh itu memang membanggakan dan rasanya pengen diumbar ke semua orang. Tapi kalo kamu mau selingkuh dengan aman, jangan pernah bercerita ke siapa pun, kecuali orang tersebut sangat kalian percaya. Cerita ke binatang piaraan juga boleh sih, selama binatang piaraan kamu bukan burung beo atau kakaktua.

3. Selalu Gunakan Kondom.

Selain penting untuk keamanan dan kesehatan kalian sendiri, ini juga penting untuk menjaga kerahasiaan selingkuhan kamu. Kalo sampe selingkuhan kamu hamil repot banget lho. Cuma harus nikahin selingkuhan kamu sih gak papa. Tapi ketauan sama pasangan kamu kan bisa berabe.

4. Selalu Bersih – bersih atau Berkaca Sebelum Bertemu Pasangan.

Perhatikan dulu, apakah di badan kamu ada wangi parfum selingkuhan? Apakah ada lipstik di leher kalian? Emang paling bener sih kamu mandi dulu deh kalo abis selingkuh trus mau ketemu pasangan. Seperti kata kampanye pemerintah, “Bersih Itu Indah”.

5. Panggilan Sayang ke Selingkuhan dan ke Pasangan Harus Sama.

Jangan pernah keceplosan memanggil pasangan kamu “Sugar Babe Sweetie Honey Pumpkin” padahal biasanya kamu manggil dia “Pipi Mimi”. Nah, kesalahan-kesalahan seperti ini bisa diminimalisir apabila kamu memanggil pasangan kamu dan selingkuhan kamu dengan panggilan sayang yang sama.nya.

6. Pilihlah Tempat Selingkuh yang Aman.

Berselingkuhlah di tempat – tempat yang sepi. Apabila terpaksa pergi ke tempat yang ramai, jangan lupa ajak teman – teman terpercaya kamu untuk turut bergabung, agar tidak terlihat jelas kalau kamu sedang selingkuh saat dilihat oleh orang yang kamu kenal. Hindari tempat-tempat yang sudah dikenal sebagai tempat perselingkuhan.

7. Selalu Amankan Media Elektronik yang Kamu Gunakan Untuk Selingkuh.

Ini salah satu yang paling sering bikin orang ketauan. Jangan lupa sign out facebook. Hapus SMS yang bersangkutan. Berikan password untuk handphone kamu yang selalu kamu ganti tiap 3 hari sekali, agar orang gak bisa liat-liat handphone kamu sembarangan. Oh iya, HINDARI selingkuh di Twitter. Itu gampang banget sih ketauannya.

8. Selalu Siapkan Alasan.

Terkadang, biarpun kamu sudah hati-hati banget sekalipun, tetep aja ada kemungkinan kamu bisa ketemu seseorang yang kamu kenal. Nah, apabila hal ini terjadi, pastikan kamu sudah mempunyai alasan yang mantab.

Contoh: “Kenalin ini adeknya nyokap gua, dari kakak ipar kedua gua yang waktu itu gua kenalin ke loe pas lagi di rumah cewek gua”. Jangan lupa juga persiapkan alasan ketika pasangan menelpon atau sms. Ini penting supaya kamu gak terdengar kagok.

9. Jangan Melakukan Adegan Liar.

Hindari segala macam aktivitas yang meninggalkan bekas di tubuh, seperti misalnya: mencubit, menggigit, menjewer, menampar, menyupang, menyundut, memecut, menggantung, atau memeras. Eh kok memeras sih? Emang kamu cucian?

10. Selalu Menggunakan Uang Tunai dan Hilangkan Barang Bukti.

Jangan sampai tagihan atau barang bukti yang kamu gunakan untuk selingkuh terlacak oleh pasangan. Buang jauh – jauh tiket nonton bioskop dengan selingkuhan, tagihan boneka Hello Kitty, tiket universal studio di Singapore, tagihan hotel, atau mungkin video ***** pribadi.
0 komentar

TIPS Mengemudi Aman Saat Hujan

Jakarta dan mungkin juga beberapa kota besar lainnya sudah masuk musim hujan. Ketika intensitas guyuran air dari langit meningkat saat mengendarai mobil, ada hal yang perlu diwaspadai bagi pengendara. Minimnya kewaspadaan akan berakibat kecelakaan. Berikut tips mengemudi aman saat hujan.
Komponen Yang Di Perhatikan Saat Musim Hujan
3 Faktor Motor Mogok Saat Terkena Hujan
1. Kurangi kecepatan
Saat mengemudi mendadak, turun hujan dengan lebatnya. Secara psikologis, emosi akan berubah karena banyak hal yang harus dikontrol dari dalam kabin. Seperti menyalakan wiper atau lampu kota (bila jarak pandang berkurang) sebagai alat bantu melihat kondisi jalan dan juga memberi isyarat, baik kepada kendaraan di depan maupun belakang.
2. Tetap di jalur yang tidak tergenang
Genangan cenderung berada di tepian jalan karena merupakan bagian yang paling rendah. Meski ketinggian air sebatas mata kaki, usahakan tetap melintas di jalur yang kering. Pasalnya, semua kotoran yang ada di jalan akan menuju area yang tergenang. Andai kata sampai benda tajam masuk ke kaliper rem, misalnya, hal itu akan merusak piringan dan komponen lainnya.
3. Jaga jarak aman
Ketika di depan ada genangan air,  jangan langsung diterabas. Pelajari kondisi dan ketahui genangan terendah (jika seluruh jalan tertutup air). Selanjutnya, amati mobil yang sedang menerjang genangan untuk mengetahui kondisinya. Bila hendak melewati, bisa dengan mengikuti mobil di depan (sebaiknya sejenis), tetapi jaga jarak (sekitar 10 meter) agar bisa menghindar ketika kendaraan yang diikuti terjebak lubang atau sesuatu yang bisa merugikan mobil Anda.
4. Hindari penggunaan rem saat deselerasi
Saat menerjang genangan, jaga kecepatan (jangan ngebut). Ketika ingin mengurangi kecepatan, sebaiknya cukup dengan melepaskan kaki dari pedal gas. Soalnya, jika dalam kondisi yang tidak tepat, maka gejala slip bisa timbul akibat rem mengunci. Terlebih lagi jika ketinggian air sampai merendam seluruh perangkat rem, jangan langsung percaya pada performa rem karena cenderung masih basah.
Lolos dari genangan, periksa kepakeman rem dengan menekan pedal rem perlahan dan bertahap beberapa kali. Tentu, ini dilakukan dalam kondisi mobil melaju.
5. Genggam setir
Kala melewati genangan, genggam setir dengan erat. Pasalnya, bila terjadi aquaplanning, arah mobil bisa berpindah karena kehilangan traksi. Lain hal jika setir terpegang dengan erat. Selain bisa merasakan gejala aquaplanning, mobil pun bisa diarahkan dengan benar.

sumber:http://otomotif.kompas.com/read/2011/11/02/16135390/Mengemudi.Aman.Saat.Hujan.
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Window37 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger