Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan

TIPS CARA MERAWAT BURUNG KUTILANG AGAR RAJIN BERKICAU GACOR DENGAN SUARA UNIK

Sebagaimana yang sudah disampaikan di Blog kami yang lain : http://newsesi9.blogspot.com/  di sini saya juga akan mencoba berbagi mengenai bagaimana cara merawat dan membetuk burung kutilang agar rajin berkicau (gacor) dengan alunan suara yang berbeda dan indah serta unik.

Pada dasarnya burung kutilang sekalipun bukan merupakan burung unggulan baik untuk sekedar pelihaaraan apalagi untuk lomba atau kontes burung kicauan, sepertinya untuk saat ini belum disebut, apalagi dengan harganya yang sangat relatif murah, namun tidak salah jika kita juga memelihara burung tersebut untuk tambahan koleksi di rumah kita.

Pada artikel ini mungkin agak sedikit beda dan barangkali sangat sedikit yang meng-share tentang tips memelihara burung kutilang.

Di sini saya akan mencoba menyampaikan sedikit pendapat saya tentang bagaimana cara membentuk Burung Kulitang agar rajin berkicau (gacor) dengan variasi suara yang indah.

Kulitang adalah termasuk jenis burung murah namun bukan berarti murahan, namun sangat asyik juga untuk coba dimiliki sebagai tambahan koleksi kicauan.

Pada dasarnaya apa yang akan saya sampaikan ini tidak beda jauh dengan penulis-penulis lainnya mengenai tata cara bagaimana merawat dan memproes burung agar rajin bunyi dan gacor dengan nada suara indah.

Berikut adalah tips dan caranya:

  1. Pertama diawalai dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan kebanyakan para penghobi burung sudah tahu ciri-ciri bedanya antara burung jantan dan betina.

2. Selanjutnya burung dimandikan tidak harus setiap pagi (tergantung cuaca) dan cukup dengan cara semprot pakai spray saja yaitu pada sekitar jam 7-an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi musim hujan.

3. Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1 jam jika matahari benar-benar cerah dan boleh lebih lama apabila kondisi matahari tidak begitu cerah cukup 1 - 1,5 jam-an saja, selesai dijemur lalu diangin-anginkan di teras.

4. Sediakan makanan yang cukup seperti voer yang berkualitas (maaf tidak bermaksud promosi: topsong sudah lumayan bagus) karena pada makanan kemasan terebut terdapat kandungan vitamin, protein dan zat lain yang dibutuhkan oleh burung.

5. Selaim makanan normal harian, seperti buah-buahan (Pisang kepok, pepaya, dll), berilah makanan tambahan pada burung atau yang lebih dikenal dengan (EF: Extra Fooding) seperti jangkrik setiap pagi 2 - 3 ekor dan sore demikian juga 2-3 ekor (trucukan biasanya ga terlalu agresif dengan jangkrik dengan jumlah yang banyak), untuk menambah rangsangan suara agar ngriwik bisa juga ditambah dengan ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 2-3 hari (bisa dicampurkan ke dalam wadah pakan yang berisi voor) jadi tidak sekali habis dimakan dan juga berikan kroto sebagai variasi jenis EF lainnya yang juga bisa dan diperbolehkan untuk tambahan protein.

6. Sebagai pendamping agar suara lebih bervariasi bisa dengan routin diperdengarkan menggunakan suara burung dalam bentuk MP3 (bisa download di internet) dengan settingan suara yang bisa membuat burung  kita bisa berlatih dan terbiasa dengan suara tersebut yang akan membuat kulilang lebih banyak variasi suaranya. 

7. Dan yang terakhir yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung.

Demikian sedikit tips yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Sedikit tambahan, bahwa tips di sini tidak mutlak harus dilakukan persis karena terkadang tergantung kebiasaan si burung. 

Salam kicau mania ! 
0 komentar

Tips Membedakan Burung Poksay Jantan Dan Betina

Burung poksay merupakan salah satu jenis burung yang dikonteskan atau dilombakan. Burung ini juga memiliki penggemar yang cukup banyak, dengan suara dasar yang nyaring dan bervariasi dalam jarak yang lumayan jauhpun suara burung ini masih dapat terdengar. Burung poksay yang mempunyai suara keras dan bervariasi adalah burung poksay jantan, burung dengan nama latin Garrulax chinensis di alam bebas terbiasa memakan jenis-jenis serangga seperti ulat, jangkrik belalang dan lainnya. Burung dengan ciri-ciri warna kecoklatan, sedikit warna putih di telinganya dan sedikit jambul di atas hidungnya semakin menambah daya tarik poksay terhadap peminatnya.

Untuk mendapatkan burung bakalan poksay dengan kualitas bagus kita harus benar-benar jeli dalam memilihnya. Untuk membeli bakalan burung poksay bagi para penghobi burung baru memang tergolong susah, bagaimana tidak melihat burungnya saja tidak pernah apa lagi membedakan jenis kelaminnya ataupun kualitasnya. Kadang ada penghobi burung yang memaksakan untuk membeli burung poksay sementara dia hanya mengandalkan filling tanpa mengetahui apa perbedaan dari burung tersebut.

Tidak sedikit dari penghobi burung yang tertipu dengan penjual yang suka menipu dan tidak dapat dipercaya, ketika mendekati orang tersebut kita selalu diyakinkan kalau burung yang dijualnya adalah burung jantan, bakalan yang bagus, suara yang bagus dal lainnya. Itu hal umum yang biasa dilakukan penjual, tetapi dengan syarat tidak berbohong. Tapi dari sekian banyak penjual burung ada saja sedikit yang berbuat curang dengan mengeluarkan kata-kata manis ternyata setelah kita membeli burung tersebut betina, cacat atau yang lainnya yang merugikan pembeli. Saya juga pernah merasakan ditipu oleh pedagang pendatang yang seperti itu dengan penawaran yang memikat dan membuat percaya tetapi burung yang kita dapatkan tidak semanis yang dikatakan.

Membeli burung poksay bakalan sebenarnya mudah, kita dapat membeli burung pada tempat-tempat atau pedagang yang benar-benar dapat dipercaya serta tempat jualnya yang tetap, karena biasanya penjual yang tidak jujur berasal dari penjual burung pendatang. Dan juga bisa mengajak saudara, teman atau orang yang sudah kita kenal dan paham dengan burung poksay. Bagaimana caranya untuk membedakan burung poksay jantan dan betina? Berhubung burung jantan dan betina jika dilihat dengan sekilas sama saja, coba perhatikan Tips Membedakan Burung Poksay Jantan Dan Betina dibawah ini :
Burung Poksay Jantan
1. Burung poksay jantan walau masih muda suka makan voer kasar, sehingga voer didalam tempat pakan burung tidak berubah jadi lembut.
2. Kedudukan leher poksay jantan tegak mendongak, dengan kepala terangkat dan terlihat gagah.
3. Burung poksay jantan ebih jinak, sehingga mudah dipegang.
4. Jika diperhatikan pada warna bulu dibawah ekor dekat dengan lubang dubur, bulu lembut dan berwarna kuning kemerahan.

Burung Poksay Betina
1. Jika voer yang ada di dalam tempat pakan burung hancur seperti bubuk, bisa dipastikan burung tersebut betina. Itu terjadi karena burung betina tidak suka makan voer kasar.
2. Kedudukan leher poksay betina merata (hampir sama rata dengan garis punggung) dan kepalanya tidak tegak.
3. Tingkah laku poksay betina lebih binal, jika mau dipegang suka meloncat-loncat dalam sangkar, sampai kesulitan untuk memegangnya.
4. Pada burung betina tidak berwarna seperti poksay jantan.

Semoga artikel tentang Tips Membedakan Burung Poksay Jantan Dan Betina tersebut dapat bermanfaat bagi penghobi burung Poksay. Kami sebagai penulis minta maaf jika ada kesalahan atau kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca, dan mudah-mudahan dimaafkan.

“Senang sekali jika dari temen-temen mau berbagi pendapat dengan kami melalui forum koment di bawah ini, kami sangat mengharap kritikan dan masukannya untuk membangun blog ini menjadi yang lebih baik lagi. Terima kasih”.

Sumber :
http://www.zonaburung.com/2013/02/tips-membedakan-burung-poksay-jantan-dan-betina.html
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Window37 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger