Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ini. Tampilkan semua postingan

Pria Ini Hobi Mengoleksi Ribuan Tulang

Koleksi perangko,benda antik, adalah hal yang lumrah kita temui di dunia kolektor. Bagaimana bila tulang hewan yang menjadi barang yang dikoleksinya? Pernahkah Anda mendengarnya? Yup, seorang pensiunan ahli biologi dari San Fransisco, Ray Bandar adalah kolektor tulang tersebut.

Ray telah mengoleksi tulang belulang tersebut sejak 50 tahun lalu. Koleksi Ray diperkirakan mencapai 7.000 tengkorak, 200 tulang panggul, dan anggota badan lainnya yang tak terhitung jumlahnya.
“Saya melihat tulang sebagai potongan patung. Orang lain mungkin tidak melihat saya sebagai seniman,” ungkap pria berusia 84 tahun tersebut, sebagaimana dilansir Odditycentral, (01/11).
Beberapa koleksi tulang Ray
Ray pertama kali mengoleksi tulang-tulang tersebut saat Ia SMP. Ray mengumpulkan tulang-tulang hewan dari spesimen hewan yang berbeda-beda. Akibat hobinya yang nyentrik tersebut Ray mendapatkan julukan Reptile Ray. Semua kerangka itu Ray dapatkan dari beberapa kebun binatang lokal, museum, taxidermist, dan hewan tabrak lari yang ditemukannya di perjalanan.
Ray bersama dengan koleksi tulangnya yang lain
0 komentar

Bayi Berusia 5 Bulan Ini Mengalami Kehamilan

Foto Ilutrasi fetus in fetu @zazzle.com


Nasib nahas dialami oleh bayi perempuan mungil berusia 5 bulan bernama Isnaeni Aurelia Putri ini. Perutnya terus membesar layaknya wanita yang tengah hamil, ia hanya mampu tergeletak lemah di tempat tidurnya di kamar 366 Rumah Sakit Awal Bros, 

Aurel sendiri di vonis dokter mengalami kelainan fetus in fetu atau kehamilan, dimana janin kembarannya (unborn twin) terperangkat dalam perutnya. Kelainan itu memang jarang terjadi. 

"Enggak ada keluhan apa-apa. Cuma, waktu dia umur dua bulan baru ketahuan, tiba-tiba perutnya terus-menerus membesar," ungkap Ayu (28), ibunda Aurel seperti dilaporkan Tribunnews.

Fenomena bayi hamil ini sendiri bermula pada pemeriksaan awal di RSHB, dimana menurut dokter Aurel hanya mengalami kembung biasa. Namun, kian hari perut Aurel terus membesar, dan membuat bagian tubuh Aurel yang lainnya kurus kering hingg ia mengalami sesak napas. 

"Karena enggak sembuh juga, kami bawa ke RSOB. Sampai sana dibilang tumor. Bahkan, kalau dioperasi pun dia bisa enggak selamat. Mungkin karena usianya yang masih kecil," tutur sang ibunda lagi.

Melibatkan beberapa orang dokter, mulai dari dokter anastesi, dokter anak, bedah anak, radiologi, dan patalogi anatomi, menurut Siti, Aurel harus berada di meja operasi selama empat jam. Namun belum jelas benar apa yang menjadi penyebab penyakit ini. Menurutnya, keluhan utama penderita biasanya memang ukuran perut yang terus membengkak. Layaknya parasit, bayi lain yang tinggal di dalam perut Aurel terus menggerogoti tubuh induknya dan merugikan.
(rha)-
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Window37 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger